Minggu, 26 Februari 2023

KECELAKAAN PESAWAT CESSNA 172 PK-WUG JATUH DI SUNGAI CIMANUK, INDRAMAYU

 

LOW ALTITUDE OPERATIONS, ANGKASA AVIATION ACADEMY (CESSNA 172 PK-WUG), PESAWAT CESSNA 172 PK-WUG JATUH DI CIMANUK RIVER, INDRAMAYU


OVERVIEW

Berikut adalah ringkasan terkait kejadian kecelakaan pesawat Angkasa Aviation Academy Cessna 172 PK-WUG yang terjadi di Sungai Cimanuk, Indramayu pada tanggal 14 Juli 2019.

Pesawat Angkasa Aviation Academy Cessna 172 PK-WUG melakukan penerbangan pelatihan dengan melakukan pendaratan rendah di atas permukaan air. Pesawat kemudian mengalami kecelakaan di Sungai Cimanuk saat mencoba untuk melakukan penerbangan kembali ke Bandara Husein Sastranegara.

Lokasi Kejadian Diamankan oleh Polisi

URUTAN KEJADIAN

  1. Pesawat lepas landas dari Bandara Husein Sastranegara untuk melakukan penerbangan pelatihan pada 14 Juli 2019.
  2. Pesawat melakukan pendaratan rendah di atas permukaan air di Sungai Cimanuk, Jawa Barat.
  3. Pesawat gagal dalam upaya untuk kembali terbang dan mengalami kecelakaan di dekat tempat pendaratan awal.
Proses Pengangkatan Bangkai Pesawat PK-WUG

Proses Pengangkatan Pesawat


FINDINGS
  1. Pesawat melakukan penerbangan di bawah ketinggian yang aman (minimum safe altitude) dan terbang di daerah yang terlalu rendah.
  2. Pesawat melakukan pendaratan rendah di atas permukaan air dan pesawat terdampar di tengah sungai.
  3. Pilot pesawat melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur keselamatan penerbangan yang berlaku.

CONTRIBUTING FACTOR
  1. Pelaksanaan prosedur operasi penerbangan yang kurang sesuai dengan standar keselamatan penerbangan.
  2. Pelatihan dan pengawasan yang tidak memadai terhadap siswa pilot.
  3. Kurangnya pengalaman pilot dalam melakukan penerbangan di atas permukaan air.

REKOMENDASI

  1. Angkasa Aviation Academy harus meningkatkan pelatihan dan pengawasan terhadap siswa pilot dan menegakkan standar operasi penerbangan yang aman.
  2. Badan Penerbangan Sipil Indonesia (DGCA) harus lebih ketat dalam pengawasan dan penegakan standar keselamatan penerbangan pada lembaga pelatihan penerbangan.
  3. Angkasa Aviation Academy harus mengembangkan modul pelatihan untuk penerbangan rendah di atas permukaan air untuk siswa pilot.
  4. Angkasa Aviation Academy harus melakukan evaluasi terhadap manajemen keselamatan operasi penerbangan dan melakukan tindakan korektif sesuai dengan hasil evaluasi.


Kesimpulannya, kecelakaan pesawat Angkasa Aviation Academy Cessna 172 PK-WUG di Cimanuk River, Indramayu disebabkan oleh pelaksanaan prosedur operasi penerbangan yang kurang sesuai dengan standar keselamatan penerbangan, kurangnya pengalaman pilot dalam melakukan penerbangan di atas permukaan air, dan tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur keselamatan penerbangan yang berlaku. Rekomendasi yang diberikan termasuk meningkatkan pelatihan dan pengawasan terhadap siswa pilot, menegakkan standar operasi penerbangan yang aman, dan mengembangkan modul pelatihan untuk penerbangan rendah di atas permukaan air untuk siswa pilot. Badan Penerbangan Sipil Indonesia (DGCA) juga disarankan untuk lebih ketat dalam pengawasan dan penegakan standar keselamatan penerbangan pada lembaga pelatihan penerbangan.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan pesawat Angkasa Aviation Academy Cessna 172 PK-WUG di Cimanuk River, Indramayu. Namun, pilot dan instruktur yang berada di dalam pesawat mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit terdekat.

Laporan Investigasi bisa anda akses pada link berikut ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Headline

HILLPODA