 |
Proses Evakuasi Bangkai Mesin PK-LQP JT610 |
OVERVIEW
Pada tanggal 29 November 2018, pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan nomor registrasi PK-LQP milik perusahaan penerbangan Lion Air mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, menewaskan seluruh 189 penumpang dan awak pesawat.
URUTAN KEJADIAN
- Pesawat PK-LQP lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
- Setelah lepas landas, pesawat mengalami masalah pada sensor AOAs (Angle of Attack Sensors) yang mengukur sudut kemiringan pesawat terhadap aliran udara.
- Masalah sensor AOAs tersebut menyebabkan sistem MCAS (Maneuvering Characteristics Augmentation System) yang dimiliki pesawat untuk menstabilkan pesawat secara otomatis menjadi aktif dan menurunkan hidung pesawat.
- Pilot mencoba menyelesaikan masalah dengan mengikuti prosedur dalam buku manual Boeing yang seharusnya dapat menonaktifkan sistem MCAS.
- Namun, sistem MCAS tetap aktif dan membuat pesawat terus menurunkan hidungnya secara otomatis.
- Pilot dan awak pesawat tidak dapat mengatasi masalah tersebut dan pesawat jatuh ke perairan Laut Jawa.
FINDINGS
- Sensor AOAs yang bermasalah tidak dilaporkan ke teknisi perbaikan pesawat sebelumnya.
- Perusahaan penerbangan tidak memberikan pelatihan khusus untuk menghadapi masalah sensor AOAs dan sistem MCAS yang bermasalah.
- Manual penggunaan sistem MCAS dalam buku manual Boeing tidak mencantumkan informasi yang cukup untuk membantu pilot mengatasi situasi darurat yang terjadi pada pesawat PK-LQP.
- Perusahaan penerbangan tidak memiliki sistem pelaporan yang memadai untuk melaporkan masalah teknis pada pesawat sebelumnya.
CONTRIBUTING FACTORS
- Tidak dilakukannya pemeriksaan dan perawatan yang cukup terhadap sensor AOAs pada pesawat PK-LQP sebelum terbang.
- Tidak dilakukannya pelatihan yang cukup untuk mengatasi masalah sensor AOAs dan sistem MCAS yang bermasalah.
- Manual penggunaan sistem MCAS dalam buku manual Boeing tidak mencantumkan informasi yang cukup untuk membantu pilot mengatasi situasi darurat yang terjadi pada pesawat PK-LQP.
- Perusahaan penerbangan tidak memiliki sistem pelaporan yang memadai untuk melaporkan masalah teknis pada pesawat sebelumnya.
RECOMMENDATION
- Perusahaan penerbangan harus melakukan pemeriksaan dan perawatan yang lebih cermat pada seluruh pesawat yang dimilikinya.
- Perusahaan penerbangan harus memberikan pelatihan yang lebih baik dan khusus untuk menghadapi masalah teknis pada pesawat dan sistem MCAS yang bermasalah.
- Boeing harus meningkatkan informasi
 |
Proses Evakuasi Korban |
CONCLUSION
Anda dapat mengakses laporan final kejadian pada link berikut:
Laporan Final Kecelakaan JT610
Tidak ada komentar:
Posting Komentar